Home / Food

Kamis, 18 Juni 2015 - 14:17 WIB

3 Makanan yang Harus Dihindari Saat Sahur Bulan Puasa

Resep Ummi – Assalamu alaikum bu ibu, nona-nona, mbak mbak yang cantik semua. Kali ini ummi akan menulis artikel tentang sesuatu yang jarang orang tidak menyadari bahayanya. Yaitu makanan yang mesti dihindari saat sahur

Dalam bulan suci ramadhan, semua orang menginginkan makanan yang enak dan berbeda dengan hari-hari biasa. Namun, perlu diketahui beberapa makanan yang sebaiknya dihindari pada saat makan sahur.

Makanan yang tergolong baik dikonsumsi saat bulan suci ramadhan adalah menu-menu yang banyak mengandung serat, karbohidrat, protein, dan vitamin yang dapat anda peroleh dari jenis-jenis makanan seperti buah dan sayuran segar yang diolah menjadi makanan lezat dan daging atau ikan segar yang diolah dengan bumbu rempah dijamin lezat.

Ini penting, karena terkait daya tahan tubuh saat berpuasa. Menu utama sudah pasti nasi karena nasi adalah sumber tenaga kita untuk kuat dan tetap sehat bugar selama menjalankan puasa disertai segudang aktivitas.

Sedangkan makanan yang tergolong kurang baik dan harus dihindari saat bulan puasa ramadhan meskipun itu makanan halal sekalipun yaitu menu-menu yang mengandung kolesterol tinggi dan rendah vitamin, serat dan karbohidrat.

Ada 3 makanan yang harus dihindari saat Sahur

Pertama, Gorengan

Gorengan adalah makanan ringan yang populer di Indonesia. Penjual gorengan dapat ditemukan di tepi jalan atau berkeliling dengan pikulan atau gerobak.

makanan yang mesti dihindari saat sahurBahan-bahan yang dilapis adonan tepung dan digoreng antara lain tempe goreng, mendoan, pisang goreng, bakwan, tahu goreng, tahu isi, dll. Banyak masyarakat dari berbagai kalangan yang sangat menggemari makan gorengan, karena memang rasanya enak meskipun meraka tau kalo makanan tersebut kurang baik untuk dikonsumsi setiap hari.

Seperti dimuat dalam publikasi Romanian Biotechnological dari University of Bucharest, lemak dan minyak merupakan kesatuan yang memmpengaruhi rasa makanan. Karena proses penggorengan, rasa makanan bisa makin memikat. Apalagi teksturnya yang renyah memberikan rasa puas tersendiri di lidah.

Resep Lain  Resep Sederhana Cara Membuat Mie Tek Tek ala Ummi

Menggoreng makanan juga membuat kandungan lemak dan kalori dalam makanan jadi jauh meningkat, sementara nutrisinya justru menurun. Situs Fit Day memberikan gambaran, kentang panggang porsi besar mengandung 220 kalori dan kurang dari 1 gram lemak. Sementara jika jumlah kentang yang sama digoreng, kalorinya membengkak jadi 700 kalori dan 34 gram lemak.

Kandungan nutrisi juga menurun saat melalui proses penggorengan. Saat digoreng dalam minyak panas melimpah, kandungan vitamin E menurun drastis, begitu juga dengan kandungan beta-carotene dan vitamin A. Penurunan nutrisi ini bisa diminimalisir dengan mengolahnya dengan cara ditumis.

Minyak sayur sendiri mengandung kalori tinggi. Tiap 1 sendok makan minyak sayur mengandung 120 kalori dan juga 13.6 gram lemak. Seperti dimuat dalam situs Live Strong, ada beberapa risiko jika mengonsumsi makanan berlemak tinggi. Antara lain adalah obesitas, meningkatnya risiko penyakit jantung koroner, juga diabetes dan hipertensi hingga dapat terancam terkena alzaimer atau penyakit lupa yang akut.

Menurut Tabel Komposisi Pangan Indonesia yang dirilis tahun 2009, menu makanan yang digoreng memang mengandung lemak tinggi. Misalnya 100 gram ikan mujair goreng mengandung 23.9 gram lemak. Begitu juga dengan usus ayam goreng yang mengandung 26.3 gram lemak dan kacang tanah goreng dengan 44.4 gram lemak di tiap 100 gramnya.

Ketika anda mengkonsumsi gorengan pada saat sahur, maka anda akan merasa tenggorokannya cepat kering dan sakit hingga bawaannya selalu ingin minum. Oleh karena itu gorengan tergolong menu yang kurang baik untuk dikonsumsi saat sahur.

Makanan yang mengandung Santan Kelapa

Santan atau dalam bahasa jawa santen adalah cairan berwarna putih susu yang diperoleh dengan cara pengepresan hasil parutan daging kelapa dengan atau penambahan air.

Resep Lain  Cara Membuat Bakso Malang Sederhana Tapi Enak

Santan mempunyai rasa lemak dan digunakan sebagai perasa yang menyedapkan masakan menjadi gurih. Banyak orang berpendapat bahwa santan kelapa tinggi akan kandungan lemak jenuh dan kalori.

Selain dapat meningkatkan kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat, santan kelapa juga dianggap bertanggungjawab atas ‘semakin lebarnya’ ukuran pinggang anda. Namun ada beberapa penelitian menunjukkan jika minyak kelapa (lemak yang terdapat dalam santan), juga dapat meningkatkan kolesterol HDL (high-density lipoprotein) atau kolesterol baik.

Sebenarnya manfaat yang di dapat dari santan itu sangat banyak, namun olahan makanan menggunakan santan ketika akan disajikan untuk menu sahur itu kurang baik, karena santan merupakan olahan sari kelapa menjadi minyak, sehingga ketika santan itu diolah dan dijadikan makanan maka hasilnya kandungan minyaknya juga akan bertambah dari minyak yang kita gunakan kedalam masakan tersebut.

Ketika olahan masakan menggunakan santan itu matang sudah pasti rasanya enak dan gurih, namun jika kita tidak minum air putih secukupnya maka sebentar-bentar tenggorokan kita akan terasa kering dan panas hal itu akan mengakibatkan kita jadi ingin minum. Oleh karena itu berdasarkan survei kami, lebih baik hindarilah makanan-makanan yang berbau santan saat sahur.

Jika anda ingin menyantap menu makanan berbau santan maka lebih baik makanlah pada saat berbuka atau tahan dulu sampai lebaran tiba.

Ketiga, sayur Kangkung dan Terong

Kangkung adalah jenis sayuran hijau yang sangat terkenal di Indonesia namun ternyata Sayuran Kangkung berasal dari India. Berdasarkan tempat tumbuhnya, kangkung dibagi menjadi dua jenis, yaitu kangung air (lpomoea aquatica sp.) dan kangkung darat (Ipomoea reptans Poir).

Perbedaannya terdapat pada batang dan bentuk daun. Kangkung air memiliki batang yang merambat seperti ubi jalar dengan daun yang pendek dan tumpul. Sedangkan kangkung darat memiliki batang tegak dengan ujung daun agak memanjang dan runcing.

Resep Lain  4 Menu Buka Puasa Ramadhan Paling Disukai 2020

Kangkung dapat untuk mengatasi insomnia dan memberikan efek santai yang diakibatkan dari susunan saraf yang melemah, oleh karena itu sayuran Kangkung tidak dianjurkan untuk menu sahur. Selama puasa bukan berarti kita harus istirahat dengan tiduran terus jadi kita haruss tetap beraktivitas seperti biasa meski sedang puasa, oleh karena itu kita harus memiliki banyak energi yang tersimpan di dalam tubuh selama puasa.

Sedangkan Terong adalah sayuran yang berbentuk lonjong yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, karena sayuran ini banyak tumbuh diberbagai daerah di Indonesia, warnanya yang ungu menjadikan sayuran ini di sebutnya terong ungu.

Terong dapat meningkatkan gairah berhubungan suami istri, olehnya itu, guna untuk mencegah terjadinya sesuatu yang dapat membatalkan puasa. Oleh sebab itu jika ingin menikmati masakan Terong lebih baik ketika berbuka saja.

Nah, demikian artikel tentang makanan yang mesti dihindari saat sahur ala ummi. Semoga bermanfaat. Jangan lupa bagikan hasilnya, eh… Artikelnya ke bu ibu yang lain ya…

Salam resep ummi

Share :

Baca Juga

resep Ayam Suwir Bali

Lauk

Resep Ayam Suwir Bali; Maknyus Suwir Suwir
cara membuat Plecing Kangkung Bali

Food

Resep Membuat Plecing Kangkung Bali Enak dan Mantap
cara membuat Nugget Ayam Sayur

Food

Resep Nugget Ayam Sayur Sehat Praktis
resep sop ceker ayam

Food

Resep Sop Ceker Pedas Bumbu Kuning; Rasanya Bikin Geleng-geleng
resep Terong Goreng Tepung Gurih Renyah

Lauk

Resep Terong Goreng Tepung Gurih Renyah

Food

Resep Oseng Tempe Kacang Panjang Sederhanadengan Rasa Yahud

Food

3 Racikan Kopi Populer di Dunia dan Cara Membuatnya. Gampang Kok!

Lauk

Resep Nugget Ayam Korea yang Bikin Semangat Sahur